informasi kesehatan tips

Tips merawat kornea mata kita dan kenali penyakit nya !

Penyakit kornea dapat terjadi dengan berbagai gejala yang seringkali dapat dianggap remeh dan diabaikan. Ini sering berakhir dengan kerusakan kornea yang lebih parah dan dapat mengganggu fungsi visual. Agar lebih perhatian, mari kita pahami apa saja gejala penyakit yang bisa muncul pada kornea mata.

Kornea adalah lapisan transparan di sisi luar yang melindungi mata dari paparan bakteri, kotoran, dan partikel berbahaya lainnya. Selain itu, lapisan ini juga berfungsi untuk menyaring sinar UV yang masuk ke mata. Lokasi kornea adalah yang paling eksternal, sehingga rentan terhadap berbagai gangguan.

Berbagai gejala gangguan kornea, Gejala-gejala gangguan kornea biasanya:

Kemerahan
Rasa sakit
Visi buram
Air mata
Peka terhadap cahaya

Jika diklasifikasikan sebagai ringan, patahan pada kornea biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Namun, masih disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki gejala ini. Ada kemungkinan bahwa gejala-gejala ini adalah tanda kondisi lain yang lebih berbahaya.
Apa saja penyakit yang bisa menyerang kornea?

Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat menyerang kornea, termasuk:

1.Keratitis

Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang dapat disebabkan oleh reaksi alergi, infeksi dan cedera. Mata merah, keputihan, penglihatan kabur dan sensitivitas berlebihan terhadap cahaya adalah gejala yang dapat menyebabkan keratitis. Perawatan untuk keratitis berbeda, tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya.

Untuk keratitis non-infeksi, dokter biasanya memberikan obat-obatan yang membantu meredakan gejala. Sedangkan untuk keratitis yang disebabkan oleh infeksi, dokter akan memberikan obat sesuai penyebabnya, seperti obat antivirus, antijamur atau antibiotik.

2. Herpes simpleks di mata

Herpes disebabkan oleh infeksi virus herpes simplex I (HSV I). Virus ini dapat menyebabkan peradangan pada kornea mata, sehingga penglihatan berubah.

Untuk mencegah perkembangannya ke kondisi yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan obat antivirus atau obat antiinflamasi mata.
Herpes zoster di mata

Penyakit ini terjadi pada seseorang yang menderita cacar air. Bahkan jika Anda sudah sembuh dari cacar air, virus herpes zoster akan tetap ada di sumsum tulang belakang. Dalam kondisi tertentu, virus ini dapat mengaktifkan kembali dan menyebar ke mata, menyebabkan cedera dan peradangan pada kornea mata.

Meskipun lesi herpes zoster ini dapat menghilang dengan sendirinya, dokter dapat meresepkan obat antivirus dan obat antiinflamasi untuk mencoba mengatasinya.

Selain tiga penyakit yang disebutkan di atas, ada juga degenerasi atau penurunan fungsi kornea, seperti keratoconus, yang ditandai dengan penipisan dan perubahan bentuk kornea, dan distrofi kornea yang menyebabkan perubahan struktur kornea, umumnya terkait dengan penuaan. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan gangguan terus menerus pada kornea mata.
Cegah penyakit di kornea

Berita baiknya adalah bahwa penyakit pada kornea ini dapat dicegah dengan beberapa metode sederhana, seperti:

1.Menelusuri riwayat gangguan kornea dalam keluarga.
2.Vaksinasi untuk mencegah infeksi kornea mata.
3.Pertahankan kebersihan mata dan lensa kontak.
4.Konsumsilah makanan yang kaya akan vitamin A dan asam lemak omega 3.
5.Kenakan kacamata hitam untuk mencegah efek buruk akibat paparan sinar matahari.
6.Kenakan pelindung mata saat melakukan aktivitas yang dapat membahayakan mata.
7.Hindari tidur dengan lensa kontak yang masih terhubung.

Perlu diingat bahwa penyakit yang menyerang kornea tidak harus ditangani dengan hati-hati. Jika Anda mengalami masalah dengan kornea, segera berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *